Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat



Selasa 03/04/2018. Ahh... udah 'terujung' tak tertahankan lagi, Driver Grab berinisial IZ (35) warga Kecamatan Medan Marelan membuat penumpangnya berinisial VS (29) warga Jalan Indra pura, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, 'Trauma Berat' akibat aksi ejakulasi yang dipertontonkan driver grab kepada korbannya selaku seorang Guru di Kota Medan.

Hal tersebut dikatakan Muhammad Asri Siregar SH selaku kuasa hukum VS, Senin (4/3) siang di Mapolrestabes Medan. 

"Kejahatan terhadap kesopanan itu telah membuat klien syok," ucap Muhammad Asril Siregar SH selaku kuasa hukum VS kepada wartawan. 

Kejadian itu telah dilakukan cek tkp petugas Satuan Reskrim Polrestabes Medan pada hari Senin (2/4) Siang Hari. Dalam cek tkp, pemilik rumah makan melihat mobil sedan BMW warna merah BK 29 CC berhenti di lokasi kejadian. Pemilik rumah makan melihat korban keluar dari mobil tersebut dan langsung menaiki becak betor pulang kerumah dalam keadaan ketakutan. 

" Pemilik rumah makan melihat mobil itu sedang berhenti dalam keadaan goyang,", ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan Muhammad Asril Siregar SH, bahwasannya kliennya mengorder Grab. Dalam orderan tersebut pelaku membawa mobil avanza BK 1705 BC. Sampainya dilokasi bukan mobil avanza yang datang melainkan mobil BMW. Dikarenakan dengan orang yang sama, korban pun menaiki mobil tersebut. 

" Dari mobil saja, pelaku sudah ada niat jahat terhadap korban", cetus Asril. 

Kata dia, kasus tersebut sudah memasuki perlengkapan berkas untuk memanggil pelaku yang tidak mempunyai etika jahat kepada wanita yang sudah berkeluarga dan saat ini lagi hamil 7 bulan.

"Jum'at ini pelaku katanya akan dipanggil penyidik Polrestabes Medan".

Dirinya meminta agar kasus seperti ini jangan sampai terulang kembali kepada orang lain yang bisa membuat trauma pada masyarakat banyak. Hal ini telah dilaporkan dengan STPL 545/III/2018/SPKT/ Restabes Medan Jum'at Tanggal 23 Maret.

Pelaku merupakan karyawan salah satu BUMN ( Pelindo), dibagian keuangan. Pelaku juga pernah mengirim pesan singkat terhadap korban  dengan bunyi" meminta maaf atas perbuatannya". Korban dan suaminya meminta agar pelaku datang langsung menemuinya. Akan tetapi pelaku tidak mempunyai niat dan membatalkan pertemuan tersebut. Akibat kejadian itu korban mengalami trauma yang sangat berat. 

Sementara itu VS yang turut hadir di Mapolrestabes Medan mengaku masih mengalami trauma dilakukan oleh pelaku itu. "Saya harapkan adanya kejelasan dari kepolisian yang telah menerima laporan saya untuk menjebloskan pelaku tersebut," jelasnya.

Menurut dia, pelaku juga tidak mempunyai rasa malu berbuat yang tidak pantas dilakukan kepada wanita. Sehingga kasus itu harus bisa dituntaskan oleh pihak Polrestabes Medan. "Kasus itu harus tuntas dilakukan penyidik Polrestabes Medan," tuturnya.

Dalam kejadian itu, pelaku sedang melakukan matrubasi dengan mengatakan kepada korban. "Ci dah gak tahan lagi sudah mau keluar sambil menunjukan kemaluannya. Jangan keluar mobil dulu 1 menit lagi selesai," ungkap korban mengakhiri. (MA)
Also read
Copied!

Latest News

  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat
  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat
  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat
  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat
  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat
  • Tak Tertahankan Lagi, Ulah Driver Grabe Ini Membuat VS Trauma Berat

Post a Comment