CEK KEABSAHAN WARTAWAN KAMI

Logo Media

Verifikasi Kartu Pers


Polsek Rantau Kopar Mendukung Dan Berpartisipasi Cek Perkembangan Jagung Pipil

Polsek Rantau Kopar Mendukung Dan Berpartisipasi Cek Perkembangan Jagung Pipil

Rantau Kopar, 11 -06-2026  Polsek Rantau Kopar Bhabinkamtibmas Bripka Kuncoro, S.H. melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik warga di Kecamatan Rantau Kop…
Polsek Kualuh Leidong Ungkap Peredaran Sabu, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti Hampir 34 Gram

Polsek Kualuh Leidong Ungkap Peredaran Sabu, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti Hampir 34 Gram

Komitmen pemberantasan peredaran narkotika terus dilakukan jajaran Polres Labuhanbatu. Kali ini, personel Polsek Kualuh Leidong berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan pereda…
Pimpin Upacara HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Al Haris Apresiasi Pengabdian Personel

Pimpin Upacara HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Al Haris Apresiasi Pengabdian Personel

JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris memimpin upacara peringatan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar), HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan HUT ke-64 Satuan Perlindun…
Pemkab Merangin Perkuat Transformasi Posyandu dan Germas, Lavita Syukur: Posyandu Bukan Sekadar Tempat Imunisasi

Pemkab Merangin Perkuat Transformasi Posyandu dan Germas, Lavita Syukur: Posyandu Bukan Sekadar Tempat Imunisasi

MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Pustu dan Posyandu Transformasi Layanan Primer, sekalig…
Koperasi Merah Putih di Jambi Dinilai Bisa Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Asal Tak Matikan Warung Tradisional

Koperasi Merah Putih di Jambi Dinilai Bisa Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Asal Tak Matikan Warung Tradisional

Jambi - Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai mendapat perhatian luas di daerah, termasuk di Provinsi Jambi. Pro…
TP PKK Jambi dan Dinas Pendidikan Bagikan Sarapan Bergizi Lewat Program Rabu Berkah

TP PKK Jambi dan Dinas Pendidikan Bagikan Sarapan Bergizi Lewat Program Rabu Berkah

Jambi - Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali menggelar program Rabu Berkah Sarapan Bergizi dengan membagikan makanan kepada masyar…
Dua Menteri Kabinet Merah Putih Dijadwalkan Kunjungi Merangin, Bahas Pendidikan hingga Program Keluarga

Dua Menteri Kabinet Merah Putih Dijadwalkan Kunjungi Merangin, Bahas Pendidikan hingga Program Keluarga

MERANGIN – Kabupaten Merangin dalam waktu dekat akan menerima kunjungan kerja dua menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri…
Diduga Lakukan Pungli Nikah Rumah, Kepala KUA V Koto Kampung Dalam Minta Berita Disudahi

Diduga Lakukan Pungli Nikah Rumah, Kepala KUA V Koto Kampung Dalam Minta Berita Disudahi

Padang Pariaman, ---Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Masrijal Habib, S.Ag yang dituduh melakukan pungutan liar kepada pasangan pen…
RS TMC Pariaman Terus Berkembang, Layani Masyarakat dengan Pelayanan Kesehatan Berbasis Syariah

RS TMC Pariaman Terus Berkembang, Layani Masyarakat dengan Pelayanan Kesehatan Berbasis Syariah

Kota Pariaman,--Rumah Sakit Tamar Medical Center (TMC) Pariaman  Semakin berkembang dan pasien yang butuh pelayanan kesehatan juga bertambah besar dari hari ke hari.  Direktur RS …
Koperasi Merah Putih di Jambi Dinilai Bisa Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Asal Tak Matikan Warung Tradisional

Koperasi Merah Putih di Jambi Dinilai Bisa Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Asal Tak Matikan Warung Tradisional

Jambi - Program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai mendapat perhatian luas di daerah, termasuk di Provinsi Jambi. Pro…
 TP PKK Jambi dan Dinas Pendidikan Bagikan Sarapan Bergizi Lewat Program Rabu Berkah

TP PKK Jambi dan Dinas Pendidikan Bagikan Sarapan Bergizi Lewat Program Rabu Berkah

Jambi - Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali menggelar program Rabu Berkah Sarapan Bergizi dengan membagikan makanan kepada masyar…
Henri Gusvira Soroti Rencana Pergantian Kepala Puskesmas dari Bidan ke Dokter di Padang Pariaman

Henri Gusvira Soroti Rencana Pergantian Kepala Puskesmas dari Bidan ke Dokter di Padang Pariaman

Padang Pariaman,---Tokoh masyarakat Padang Pariaman, Henri Gusvira, SE.mengatan terkejut dan kaget'membaca informasi tentang adanya perubahan pergantian pimpinan Puskesmas d…
Dua Bulan Lebih Gaji Puluhan Pekerja PT Rodo Eleska Teknik Mandiri Belum Dibayar, Nasib Malang Pekerja Mengadu Nasib di Proyek Galangan Kapal Bintan

Dua Bulan Lebih Gaji Puluhan Pekerja PT Rodo Eleska Teknik Mandiri Belum Dibayar, Nasib Malang Pekerja Mengadu Nasib di Proyek Galangan Kapal Bintan

Bintan, Kepri – Puluhan pekerja yang mengaku bekerja melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri (RETM) pada proyek pembangunan kapal tongkang di kawasan galangan kapal Bintan mengeluhk…
Di duga Mililiki gudang Limbah oknum polisi Polresta Barelang intergeritas Kapolresta barelang di pertanyakan  Batam- diduga oknum polisi dari Polresta  Barelang memiliki gudang penampungan Limbah B3 di duga ilegal yang terletak di Dapur 12 kelurahan Sei pelunggut Kecamatan Sagulung kota Batam (10/6/2026)   Praktik penimbunan liar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang telah lama meresahkan warga Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, akhirnya terungkap. Hasil penelusuran mendalam tim investigasi media membongkar fakta krusial: sebuah lokasi di kawasan strategis sekitar Jalan Raya Dapur 12 terbukti beroperasi dalam kurun waktu yang cukup lama diduga tanpa selembar pun izin resmi. Usaha ini berkedok pengumpulan rongsokan atau scrap, namun menyimpan material yang jauh dari sekadar barang bekas biasa, melainkan material berisiko tinggi yang mengancam lingkungan dan kesehatan publik.    Berdasarkan data serta pengaduan masyarakat yang dihimpun selama sepekan terakhir, bekas bangunan pengolahan kayu ini sangat aktif didatangi kendaraan pengangkut barang. Muatan yang dibongkar bukanlah besi tua atau kardus, melainkan tumpukan limbah plastik industri, sisa komponen dan perangkat elektronik bekas, timbunan baterai serta aki bekas, hingga kayu palet yang diduga kuat telah terkontaminasi zat kimia berbahaya.     Seluruh jenis material tersebut secara tegas masuk dalam kategori limbah B3. Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, pengelolaan limbah jenis ini diatur sangat ketat dan dilarang keras ditimbun sembarangan. Penyimpanan dan pengelolaannya wajib memiliki izin khusus yang diterbitkan oleh Dinas Lingkungan Hidup maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – izin yang sama sekali tidak dimiliki oleh lokasi ini.       Warga juga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan dan laporan ke berbagai pihak, namun aktivitas di lokasi tersebut sama sekali tidak terhenti, seolah kebal hukum.   Ditemui di Lokasi, Johan Akui Pemilik Oknum Polres   Saat tim investigasi media ini mendatangi lokasi pada Rabu (03/06/2026), gerbang gudang terlihat terbuka lebar. Dari pinggir jalan raya, tumpukan barang sudah tampak jelas menumpuk di halaman terbuka. Material yang diduga limbah B3 terlihat dikemas rapat dalam karung besar (Jumbo Bag), tumpukan limbah plastik sisa produksi pabrik menjulang setinggi manusia dewasa, serta tumpukan kayu palet yang tampak berlumut dan mengeluarkan aroma apek yang sangat menyengat.   Sandi Jambak kordinator masyarakat peduli keadilan KMPK dan juga ketua bidang organisasi karang taruna SEI pelunggut saat di hubungi awak media (10/6/2026)  " Keresehan masyarakat terkait penampungan Limbah B3 ini harus jadi perhatian dari pemerintah dan juga aparat penegak hukum ( APH) terkhusus kepada Kapolresta Barelang karena dari keterangan di lapangan di duga milik anggota Polresta tentu di sini di uji dan di lihat integritas Kapolresta Barelang dalam melaku penegakan hukum apalagi menyangkut keterlibatan angota nya.  Dan kepada Kapolda Kepri agar ada atensi juga terkait permasalahan ini sebagai pidato presiden Prabowo bahwa jika ada oknum aparat yang membekingi usaha ilegal di berantas, kalau memang polri mengikuti arahan presiden kalau pidato presiden di acuhkan kan saja tentu tanda tanya besar bagi kita semua terkait penegakan hukum di Kepri ini, kita coba lihat dulu langkah Polresta barelang dan Polda Kepri terkait masalah ini jika masih tutup mata tentu nanti kita akan lakukan aksi  demo berati no demo no justice di Kepri ini.  Terahir kepada Dinas lingkungan hidup kota Batam kita minta bekerja lah dengan baik jangan pandang bulu dalam melakukan penindakan walau pun kinerja sangat mengecewakan dari Dinas lingkungan hidup kota saat seperti banyak gudang gudang limbah B3 ilegal yang beroperasi dan penangan sampah tak maksimal kita bisa lihat tumukan  sampah dimna mana cuma tetap harus berkerja dengan baik karena secara kebutuhan hidup sudah di biaya negara untuk berkerja harus ada rasa tanggung jawab dan malu karena sudah di hidupi oleh negara tapi tak bisa menunjukan kinerja baik.   Dohar Hasibuan kepala dinas lingkungan hidup kota Batam saat di hubungi awak media (10/6/2026) via media WhatsApp tidak memerikan tangapan sama sekali pesan dari awak media hanya di baca Tampa memberi tangapan sama sekali sampai berita ini di turunkan belum ada tangapan dari pemerintah kota Batam.       Merespons kabar yang beredar itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Sei Pelunggut, Sanggam Siagian, memberikan reaksi keras dan tegas. Menurutnya, jika fakta tersebut benar adanya, hal ini merupakan pukulan berat bagi rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.  “Kami mendengar kabar tersebut dan tentu saja hal ini sangat memukul rasa keadilan masyarakat. Jika benar pemiliknya adalah aparat penegak hukum, justru ia seharusnya menjadi teladan, bukan malah melanggar aturan dan merugikan banyak orang,” ujar Sanggam Siagian, Kamis (10/06/2026).  Ia menegaskan, keberadaan limbah B3 yang ditimbun tanpa izin resmi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 telah terbukti meresahkan warga. Baunya yang menyengat serta aliran air larian yang mencemari parit dan sungai sekitar menjadi ancaman nyata bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Apalagi jika pelakunya adalah pihak yang seharusnya mengayomi dan menegakkan aturan, hal itu dianggap sebagai bentuk pembiaran yang tidak bisa dibiarkan.  Sanggam menuntut agar aparat penegak hukum bertindak berani dan adil, tanpa memandang latar belakang maupun jabatan pelaku.  “Kami menuntut agar kasus ini ditangani secara transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi, dan hukum harus berlaku sama bagi siapa saja tanpa pandang jabatan atau kekuasaan. Kami juga meminta agar lokasi ini segera ditutup, limbahnya dipindahkan dan dikelola sesuai prosedur, serta lingkungan kami dibersihkan kembali,” tegasnya.  Bukan hanya sekadar menyuarakan protes, Sanggam juga berjanji bahwa Karang Taruna beserta seluruh elemen masyarakat Sei Pelunggut akan terus memantau setiap perkembangan kasus ini. Masyarakat siap turun tangan dan menjadi saksi serta pendamping aktif agar proses hukum berjalan di jalur yang benar dan tidak berhenti di tengah jalan.   Ia memastikan tim penyidiknya akan segera bergerak melakukan pengecekan fakta di lapangan, mulai dari memverifikasi izin usaha, jenis material yang disimpan, hingga menelusuri kebenaran identitas pemilik gudang yang disinyalir berstatus aparat tersebut.tutup nya

Di duga Mililiki gudang Limbah oknum polisi Polresta Barelang intergeritas Kapolresta barelang di pertanyakan Batam- diduga oknum polisi dari Polresta Barelang memiliki gudang penampungan Limbah B3 di duga ilegal yang terletak di Dapur 12 kelurahan Sei pelunggut Kecamatan Sagulung kota Batam (10/6/2026) Praktik penimbunan liar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang telah lama meresahkan warga Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, akhirnya terungkap. Hasil penelusuran mendalam tim investigasi media membongkar fakta krusial: sebuah lokasi di kawasan strategis sekitar Jalan Raya Dapur 12 terbukti beroperasi dalam kurun waktu yang cukup lama diduga tanpa selembar pun izin resmi. Usaha ini berkedok pengumpulan rongsokan atau scrap, namun menyimpan material yang jauh dari sekadar barang bekas biasa, melainkan material berisiko tinggi yang mengancam lingkungan dan kesehatan publik. Berdasarkan data serta pengaduan masyarakat yang dihimpun selama sepekan terakhir, bekas bangunan pengolahan kayu ini sangat aktif didatangi kendaraan pengangkut barang. Muatan yang dibongkar bukanlah besi tua atau kardus, melainkan tumpukan limbah plastik industri, sisa komponen dan perangkat elektronik bekas, timbunan baterai serta aki bekas, hingga kayu palet yang diduga kuat telah terkontaminasi zat kimia berbahaya. Seluruh jenis material tersebut secara tegas masuk dalam kategori limbah B3. Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, pengelolaan limbah jenis ini diatur sangat ketat dan dilarang keras ditimbun sembarangan. Penyimpanan dan pengelolaannya wajib memiliki izin khusus yang diterbitkan oleh Dinas Lingkungan Hidup maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – izin yang sama sekali tidak dimiliki oleh lokasi ini. Warga juga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan dan laporan ke berbagai pihak, namun aktivitas di lokasi tersebut sama sekali tidak terhenti, seolah kebal hukum. Ditemui di Lokasi, Johan Akui Pemilik Oknum Polres Saat tim investigasi media ini mendatangi lokasi pada Rabu (03/06/2026), gerbang gudang terlihat terbuka lebar. Dari pinggir jalan raya, tumpukan barang sudah tampak jelas menumpuk di halaman terbuka. Material yang diduga limbah B3 terlihat dikemas rapat dalam karung besar (Jumbo Bag), tumpukan limbah plastik sisa produksi pabrik menjulang setinggi manusia dewasa, serta tumpukan kayu palet yang tampak berlumut dan mengeluarkan aroma apek yang sangat menyengat. Sandi Jambak kordinator masyarakat peduli keadilan KMPK dan juga ketua bidang organisasi karang taruna SEI pelunggut saat di hubungi awak media (10/6/2026) " Keresehan masyarakat terkait penampungan Limbah B3 ini harus jadi perhatian dari pemerintah dan juga aparat penegak hukum ( APH) terkhusus kepada Kapolresta Barelang karena dari keterangan di lapangan di duga milik anggota Polresta tentu di sini di uji dan di lihat integritas Kapolresta Barelang dalam melaku penegakan hukum apalagi menyangkut keterlibatan angota nya. Dan kepada Kapolda Kepri agar ada atensi juga terkait permasalahan ini sebagai pidato presiden Prabowo bahwa jika ada oknum aparat yang membekingi usaha ilegal di berantas, kalau memang polri mengikuti arahan presiden kalau pidato presiden di acuhkan kan saja tentu tanda tanya besar bagi kita semua terkait penegakan hukum di Kepri ini, kita coba lihat dulu langkah Polresta barelang dan Polda Kepri terkait masalah ini jika masih tutup mata tentu nanti kita akan lakukan aksi demo berati no demo no justice di Kepri ini. Terahir kepada Dinas lingkungan hidup kota Batam kita minta bekerja lah dengan baik jangan pandang bulu dalam melakukan penindakan walau pun kinerja sangat mengecewakan dari Dinas lingkungan hidup kota saat seperti banyak gudang gudang limbah B3 ilegal yang beroperasi dan penangan sampah tak maksimal kita bisa lihat tumukan sampah dimna mana cuma tetap harus berkerja dengan baik karena secara kebutuhan hidup sudah di biaya negara untuk berkerja harus ada rasa tanggung jawab dan malu karena sudah di hidupi oleh negara tapi tak bisa menunjukan kinerja baik. Dohar Hasibuan kepala dinas lingkungan hidup kota Batam saat di hubungi awak media (10/6/2026) via media WhatsApp tidak memerikan tangapan sama sekali pesan dari awak media hanya di baca Tampa memberi tangapan sama sekali sampai berita ini di turunkan belum ada tangapan dari pemerintah kota Batam. Merespons kabar yang beredar itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Sei Pelunggut, Sanggam Siagian, memberikan reaksi keras dan tegas. Menurutnya, jika fakta tersebut benar adanya, hal ini merupakan pukulan berat bagi rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. “Kami mendengar kabar tersebut dan tentu saja hal ini sangat memukul rasa keadilan masyarakat. Jika benar pemiliknya adalah aparat penegak hukum, justru ia seharusnya menjadi teladan, bukan malah melanggar aturan dan merugikan banyak orang,” ujar Sanggam Siagian, Kamis (10/06/2026). Ia menegaskan, keberadaan limbah B3 yang ditimbun tanpa izin resmi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 telah terbukti meresahkan warga. Baunya yang menyengat serta aliran air larian yang mencemari parit dan sungai sekitar menjadi ancaman nyata bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Apalagi jika pelakunya adalah pihak yang seharusnya mengayomi dan menegakkan aturan, hal itu dianggap sebagai bentuk pembiaran yang tidak bisa dibiarkan. Sanggam menuntut agar aparat penegak hukum bertindak berani dan adil, tanpa memandang latar belakang maupun jabatan pelaku. “Kami menuntut agar kasus ini ditangani secara transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi, dan hukum harus berlaku sama bagi siapa saja tanpa pandang jabatan atau kekuasaan. Kami juga meminta agar lokasi ini segera ditutup, limbahnya dipindahkan dan dikelola sesuai prosedur, serta lingkungan kami dibersihkan kembali,” tegasnya. Bukan hanya sekadar menyuarakan protes, Sanggam juga berjanji bahwa Karang Taruna beserta seluruh elemen masyarakat Sei Pelunggut akan terus memantau setiap perkembangan kasus ini. Masyarakat siap turun tangan dan menjadi saksi serta pendamping aktif agar proses hukum berjalan di jalur yang benar dan tidak berhenti di tengah jalan. Ia memastikan tim penyidiknya akan segera bergerak melakukan pengecekan fakta di lapangan, mulai dari memverifikasi izin usaha, jenis material yang disimpan, hingga menelusuri kebenaran identitas pemilik gudang yang disinyalir berstatus aparat tersebut.tutup nya

Batam- diduga oknum polisi dari Polresta  Barelang memiliki gudang penampungan Limbah B3 di duga ilegal yang terletak di Dapur 12 kelurahan Sei pelunggut Kecamatan Sagulung kota B…
Wakil Bupati Labuhanbatu Saksikan Pelepasan Santriwan dan Santriwati RA Al Hidayah Bulu Cina

Wakil Bupati Labuhanbatu Saksikan Pelepasan Santriwan dan Santriwati RA Al Hidayah Bulu Cina

Labuhanbatu – Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, menghadiri sekaligus menyaksikan prosesi pelepasan santriwan dan santriwati RA-Al Hidayah Bulu Cina angkatan ke-19 Rabu 10/6/…
Mafia BBM Ilegal Kebal Hukum? Aktivitas Dugaan Penimbunan Solar di Sagulung Berlangsung Terang-Terangan

Mafia BBM Ilegal Kebal Hukum? Aktivitas Dugaan Penimbunan Solar di Sagulung Berlangsung Terang-Terangan

Batam, Kepri – Aktivitas hilir-mudik truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal diwilayah Kecamatan Sagulung, Kota Batam, tepatnya disamping area galangan kapal m…
POLRES ROKAN HILIR GELAR RAPAT KOORDINASI LINTAS SEKTORAL PENGAMANAN EVENT WISATA NASIONAL BAKAR TONGKANG 2026

POLRES ROKAN HILIR GELAR RAPAT KOORDINASI LINTAS SEKTORAL PENGAMANAN EVENT WISATA NASIONAL BAKAR TONGKANG 2026

Rokan Hilir – Dalam rangka memastikan pelaksanaan Event Wisata Nasional Bakar Tongkang Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar, Polres Rokan Hilir menggelar Rapat Koordinas…