MBS Smamuga Terima Kunjungan Tim LP2M PDM Sidoarjo
Tim LP2M PDM Sidoarjo bersama Ismuba dan Mudhir MBS Smamuga dan Mulia berfoto usai kegiatan monitoring (Zulkifli)
SIDOARJO, -Muhammadiyah Boarding School (MBS) Smamuga dan MBS Mulia menerima kunjungan dari Tim Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo pada (20/1/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring dan pembinaan oleh LP2M untuk mengevaluasi program dan administrasi yang diterapkan di kedua sekolah tersebut.
Adapun dari tim LP2M PDM Sidoarjo yang hadir tersebut diantaranya, KH. Munif Hasan SAg MA, KH. Ridwan Manan SPd, MPd, KH. Anwar Ihcsan MAg, Galih Pribadi MA, Mujiono SE
Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Irsyad MPd Musyrif MBS Smamuga, dilanjutkan dengan pembacaan ayat Al-Qur'an oleh santri Sayyid Nabih dari kelas XII MBS, dan sambutan dari Mudhir MBS Smamuga, Iddris MPd.
Suasana dialog interaktif Tim LP2M PDM Sidoarjo dengan MBS Smamuga dan SMP Mulia Tulangan (Zulkifli)
Iddris menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan LP2M dan berharap mendapatkan masukan serta pembinaan yang berguna untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan di MBS Smamuga.
Ketua PCM Tulangan, Abdillah Adhi SE, menyampaikan kebanggaan atas kunjungan ini dan berharap dapat memperoleh dukungan untuk pengembangan Ponpes Muhammadiyah, khususnya MBS Smamuga dan Mulia. Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan dalam menyampaikan masalah yang ada serta menerima kritik dan saran dari LP2M untuk kemajuan lembaga pendidikan ini.
Sesi berikutnya melibatkan dialog dan tanya jawab antara tim LP2M dan pengelola MBS Smamuga serta SMP Mulia.
Ketua PCM Tulangan (kemeja putih) mendampingi tim LP2M PDM Sidoarjo saat monitoring ke MBS Smamuga Tulangan (Zulkifli)
KH.Anwar Ihcsan, MAg anggota pimpinan rombongan LP2M, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ini selain untuk silaturahim, juga untuk mengevaluasi perizinan, program, kurikulum, serta administrasi yang diterapkan di kedua sekolah tersebut. Ia menekankan bahwa pengelolaan sekolah dan pesantren yang terpisah antara MBS Smamuga dan SMP Mulia tidak menjadi masalah asalkan administrasinya sesuai.
Sekretaris LP2M, Galih Pribadi MA, juga memberikan arahan kepada pengelola MBS Smamuga dan Mulia untuk mendidik santri dengan sepenuh hati, memastikan hak santri, dan menjaga keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Ia mengingatkan bahwa pengelola pesantren bukan hanya mengajar di sekolah, tetapi juga bertanggung jawab sebagai orang tua bagi santri di pondok.
Tampak juga hadir Mudhir MBS SMP Mulia Hizbullah Hatta M.Pd, Kepala Smamuga Hartatik SPd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba H. Agus Kholil MPdi, Waka Kurikulum Imatul Mufida SPd, Waka Kesiswaan Delta Surya Ni Wahyu SHum, MPd, Waka Sapras Bambang Heryanto Handoko SPd, Waka Humas Ahmad Alfarizi MPd. Selain juga hadir seluruh Musyrif dan Musyrifah MBS Smamuda dan Mulia
Acara ini diakhiri dengan diskusi terbuka antara tim LP2M dan pengelola MBS, yang diharapkan dapat memberikan solusi bagi tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan dan pengembangan lembaga pendidikan tersebut.(*)
Penulis : Zulkifli
Editor : Red




Post a Comment