Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan

Simpang Sugiran, Sumatera Barat – Tergerusnya dasar Sungai Pasia mengancam produktivitas lahan persawahan seluas sekitar 50 hektare di Jorong Boncah, Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Dampaknya sudah terasa beberapa tahun terakhir, ketika lahan-lahan itu tak lagi mampu menghasilkan gabah seperti sebelumnya .

Fenomena mengkhawatirkan ini bermula dari aktivitas pengambilan pasir ilegal menggunakan pompa hisap oleh oknum masyarakat. Praktik tersebut tidak hanya merusak dasar sungai, tetapi juga menyebabkan kerusakan berat di wilayah ini—termasuk putusnya Jembatan Tuak Amat serta kerusakan lahan persawahan pada tahun 2020. Meskipun jembatan telah diperbaiki oleh pemerintah daerah pada tahun yang sama, tantangan lingkungan masih menganga .

Upaya mandiri kini menjadi harapan penting bagi warga Jorong Boncah. Dengan kreativitas lokal dan solidaritas, masyarakat membangun tanggul darurat menggunakan ban bekas dan karung bekas—alat sederhana namun signifikan untuk memperbaiki akses dan mengurangi erosi di Sungai Pasia .

Menurut Teldi Datuk Paduko Rajo, masyarakat sudah mengalihkan lahan lahan dari sawah produktif menjadi area tanam palawija. Sayangnya, hasilnya hanya cukup untuk konsumsi pribadi, tak mendekati produksi beras sebelumnya—apalagi di musim kemarau panjang .

Sementara itu, warga memperkirakan bahwa potensi produksi gabah hilang tak hanya satu kali panen—rata-rata 25 ton—melainkan hingga tiga kali dalam setahun. Total, sekitar 75 ton gabah per tahun tidak bisa dipanen. Padahal, usaha ini dilakukan oleh sekitar 200 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya pada produktivitas sawah tersebut .

Situasi ini memunculkan harapan tegas: pemerintah daerah, mulai dari Nagari Simpang Sugiran hingga Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Pertanian, perlu segera turun tangan. Masyarakat berharap adanya sinergi nyata dan dukungan teknis dari pemerintah dalam menyelesaikan krisis ini. "Kami sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan. Sekarang, kami siap bersinergi demi membangun kembali Nagari Simpang Sugiran," tegas Teldi Datuk Paduko Rajo .

Also read
Copied!

Latest News

  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan
  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan
  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan
  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan
  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan
  • Awalnya Sampah, Akhirnya Berkah: Ketangguhan Masyarakat Nagari Simpang Sugiran Menyongsong Masa Depan

Post a Comment