Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan

Hafidz Dzakwan Syarifuddin bersama wali kelas XII C Imamatul Ummah MPd (Zulkifli)

Sidoarjo – Seorang santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga), Hafizh Dzakwan Syarifuddin, membuktikan bahwa hobi yang dijalani dengan tekun bisa berbuah prestasi membanggakan.

Siswa kelas XII C ini berhasil meraih juara 2 dalam lomba catur tingkat SMA/SMK se-Kecamatan Tulangan pada peringatan HUT ke-80 RI yang digelar di MA Progresif Bumi Shalawat Kenongo, Jumat (15/8/2025).

Hafizh mengaku menekuni catur sejak SD. Uniknya, ia tidak pernah ikut pelatihan resmi. “Saya belajar otodidak, cuma lihat teman latihan sama ayahnya. Dari situ saya penasaran, terus coba-coba, akhirnya jadi hobi sampai sekarang,” tutur Hafizh saat ditemui PWMU.CO di Smamuga, Selasa (20/8/2025).
Waka Bidang Humas Smamuga Ahkmad Al Farizi MPd (baju biru tosca) turut bangga atas prestasi hafidz (Zulkifli)

Teman yang dimaksud adalah Adam, siswa SMA Informatika, yang juga lawan Hafizh di partai final. Adam sendiri juara 1 dalam lomba itu. “Keluarganya memang semua pecatur. Dari kecil saya sering main di warung kopi milik orang tuanya yang jadi tempat latihan catur,” kenangnya sambil tersenyum.

Perjalanan Hafizh menuju podium juara cukup menantang. Ia menyingkirkan SMA Persatuan di perempat final (2-1), mengalahkan SMK Milan di semifinal (2-1), hingga akhirnya berhadapan dengan Adam di final (0-2).

Dukungan sekolah pun turut memberi energi positif. Dua guru pendamping, Yusuf SPd dan Cagar SPd, selalu menekankan pentingnya doa sebelum bertanding. “Itu membuat saya lebih percaya diri,” ujarnya.

Wali kelasnya, Imamatul Ummah MPd, bangga dengan capaian tersebut. “Hafizh ini anak yang rajin, tekun, juga hafizh Al-Qur’an. Prestasi non-akademiknya luar biasa, semoga bisa terus dikembangkan,” katanya.

Senada, Kepala Smamuga Hartatik SPd menyampaikan apresiasi. “Kami berterima kasih kepada Hafizh dan keluarganya. Prestasi ini tentu sangat membanggakan sekolah. Harapan kami, Hafizh bisa melangkah lebih tinggi lagi di dunia catur,” ujarnya.

Di balik pencapaiannya, Hafizh adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Tinggal di Desa Kemantren, Tulangan, ia hidup sederhana bersama ayahnya yang kini membantu usaha ibunya berjualan makanan online. Namun dari kesederhanaan itu, lahirlah semangat besar yang menuntunnya hingga ke podium prestasi.

“Motivasi saya sederhana: ingin juara dan terus berkembang,” pungkasnya. (*)

Jurnalis : Zulkifli 
Editor :
Also read
Copied!

Latest News

  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan
  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan
  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan
  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan
  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan
  • Hafizh Smamuga, Santri Pecinta Catur yang Belajar Otodidak hingga Raih Juara 2 HUT RI ke-80 Tulangan

Post a Comment