BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menggelar Forum Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur tahun 2026 guna menyusun Rencana Kerja (Renja) tahun anggaran 2027.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Sapta Taruna Dinas PUPR Kabupaten Merangin ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, didampingi Sekretaris Daerah Zulhifni, Senin (23/02/2026).
Forum ini mengusung tema “Meningkatkan Infrastruktur Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Kearifan Lokal.”
Selaraskan Usulan Musrenbang
Kepala Dinas PUPR Merangin, Risdiansyah, menyampaikan bahwa forum ini merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Tujuannya untuk menyelaraskan usulan masyarakat hasil Musrenbang di 24 kecamatan dengan program kerja teknis OPD.
“Ini adalah wadah penyaringan aspirasi untuk menyempurnakan rancangan kebijakan Renja Bidang Infrastruktur. Kami mempertajam indikator kinerja serta menyesuaikan pendanaan berdasarkan pagu indikatif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, forum ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan antara perwakilan kecamatan dan OPD.
“Baru delapan kecamatan yang menyerahkan laporan lengkap. Sisanya kami minta diselesaikan hari ini agar bisa dibawa ke forum lintas kabupaten,” tegasnya.
Wabup Tekankan Disiplin Perencanaan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati A. Khafidh menyoroti keterbatasan pembiayaan pembangunan dan meminta OPD belajar dari evaluasi tahun 2025.
“Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Hindari keterlambatan administrasi dan pengajuan CCO yang tidak perlu. Perencanaan harus matang sejak awal,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan bottom-up, agar usulan desa dan kecamatan benar-benar dikawal hingga tingkat kabupaten.
Pengelolaan Dana Desa dan Inovasi Pendanaan
Wabup turut mengingatkan para camat terkait aturan baru penggunaan Dana Desa (DD) berdasarkan regulasi tahun 2025.
“Operasional kantor desa tidak lagi menggunakan Dana Desa, melainkan dari PADes. Camat harus turun langsung agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, OPD diminta lebih proaktif mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat.
“Jangan hanya menunggu APBD. Kejar peluang melalui aplikasi dan forum perencanaan pusat. Kita harus inovatif dan disiplin,” tuturnya.
Dihadiri Seluruh Unsur OPD
Forum ini dihadiri jajaran kepala OPD Merangin, mulai dari Inspektur, Kepala Bappeda Kabupaten Merangin, hingga seluruh camat se-Kabupaten Merangin.
Sumber : Kominfo
Wartawan : ROLEX
.jpg)


0Comments