GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
Reses Albert Chaniago Dengarkan Langsung Keluhan Infrastruktur Warga Tanjung Pasir

Reses Albert Chaniago Dengarkan Langsung Keluhan Infrastruktur Warga Tanjung Pasir

Reses Albert Chaniago Dengarkan Langsung Keluhan Infrastruktur Warga Tanjung Pasir
Table of contents
×



PORTALBUANANEW.COM, TANJAB BARAT– Hari kedua agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dapil II Betara–Kuala Betara, Albert Chaniago, SP, turun menyerap aspirasi warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kuala Betara, (5/2/2026). Reses masa persidangan tahun anggaran 2025–2026 ini menjadi lanjutan setelah sehari sebelumnya Albert menyambangi Desa Suak Labu.


Bertempat di Aula Kantor Desa Tanjung Pasir, kehadiran wakil rakyat dari Fraksi PAN tersebut disambut antusias. Kepala Desa Tanjung Pasir, Hardiansyah, bersama jajaran perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, para Kepala Dusun, Ketua RT, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, hingga warga tampak memadati lokasi sejak awal kegiatan. Suasana pertemuan berlangsung santai, terbuka, dan penuh dialog.


Didampingi Hamsah dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Effendi dari Sekretariat DPRD, serta rombongan, Albert memilih lebih banyak mendengar. Satu per satu Ketua RT menyampaikan persoalan nyata yang dihadapi warga di lingkungan masing-masing, mulai dari kebutuhan pembangunan jalan rabat beton, normalisasi parit untuk mencegah genangan, penerangan jalan umum (LPJU), hingga sejumlah infrastruktur dasar lain yang dinilai mendesak.


Catatan aspirasi pun mengalir deras. Albert tampak mencermati setiap usulan, sesekali menanggapi dan meminta penjelasan lebih rinci agar kebutuhan warga tidak sekadar menjadi daftar, tetapi benar-benar bisa diperjuangkan secara tepat sasaran.


“Semua usulan ini tidak akan berhenti di sini. Inilah tujuan reses, mendengar langsung suara masyarakat dan memastikan aspirasi itu sampai ke meja pembahasan di DPRD serta selaras dengan program pemerintah daerah,” tegas Albert di hadapan warga.


Reses hari kedua di Desa Tanjung Pasir ditutup dengan suasana akrab dan penuh harapan. Pertemuan ini kembali menegaskan bahwa dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat masih menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

0Comments