Sosoknya kerap menghiasi panggung-panggung kegiatan resmi sekolah maupun Persyarikatan Muhammadiyah. Wajahnya pun tak asing bagi keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo. Dialah Danang Syamsuddin Mahmud, pemuda yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas cabang tilawah Al-Qur’an pada Olimpiade Ahmad Dahlan (Olympicad) 2026 di Makassar Februari lalu.
Berperawakan tinggi, berkulit sawo matang, dan dikenal ramah dengan senyum khasnya, Danang bukan sekadar tampil memukau di atas panggung. Di balik keberhasilannya, tersimpan kisah panjang perjuangan, ketekunan, dan doa yang mengiringi setiap langkahnya.
Awal yang Tak Direncanakan
Menjadi seorang qori nasional ternyata bukanlah cita-cita awal Danang. Ia mengaku, perjalanan itu justru dimulai dari ajakan sang paman.
— ungkap Danang dalam wawancara khusus via WhatsApp, Selasa (14/4/2026).
Motivasi sederhana itulah yang kemudian tumbuh menjadi tekad kuat. Ia terus belajar, berlatih, dan memperbaiki diri hingga akhirnya mampu berdiri di level nasional.
Tangga Prestasi yang Tak Instan
Perjalanan Danang menuju puncak prestasi tidaklah instan. Ia menapaki satu per satu jenjang kompetisi sejak usia dini. Mulai dari juara 2 MTQ tingkat desa tahun 2017, hingga meraih juara 1 tingkat kecamatan pada 2018.
Prestasinya terus berkembang, menembus tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Puncaknya, ia berhasil meraih gold medal MTQ tingkat nasional tahun 2026 setelah sebelumnya juga meraih silver medal dan juara 3 nasional pada 2025. Capaian ini menjadi bukti bahwa konsistensi dan kesungguhan adalah kunci utama dalam seni membaca Al-Qur’an.
Syukur dan Target Lebih Tinggi
Bagi Danang, kemenangan bukan sekadar prestasi pribadi. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai bentuk bakti kepada orang tua dan kebanggaan bagi sekolah.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa membanggakan orang tua, diri sendiri, dan membawa nama baik sekolah,” tuturnya. Ke depan, ia menargetkan bisa berkompetisi di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) nasional umum, tidak hanya di lingkup Muhammadiyah.
Dukungan Kuat dari Sekolah dan Guru
Keberhasilan Danang tak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Smamda Sidoarjo memberikan ruang, fasilitas, hingga apresiasi berupa uang pembinaan atas prestasinya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan pimpinan sekolah yang terus mendukungnya dalam setiap kompetisi.
Peran guru pembimbing pun sangat besar, terutama Ustadz Sofyan Assuri sebagai guru pertama yang mengenalkan qiraah, serta Ustadz Ashabul Kahfi yang membimbingnya di sekolah.
Perjuangan di Balik Lantunan
Di balik merdunya lantunan tilawah, Danang mengakui ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama dalam mengatur napas dan menempatkan nada.
![]() |
| Danang Syamsudin Mahmud siswa kelas XI-12 Smamda Sidoarjo sedang mengikuti lomba tilawah tingkat SMA/SMK SE Kabupaten Sidoarjo (Foto : Zulkifli) |
Ia juga menekankan pentingnya doa dan ibadah sebagai fondasi keberhasilan. “Jangan putus asa. Tetap semangat belajar, konsisten, dan jangan lupa berdoa. Nanti pasti ada pelangi di setiap mendung,” pesannya penuh makna.
Kepala Sekolah: Danang Aset Berharga
Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., menyebut prestasi Danang sebagai capaian luar biasa. Terlebih, ia mampu bersaing dan mengalahkan peserta dari madrasah dan pondok pesantren.
“Kalau bidang umum mungkin wajar, tapi kalau qiraah dan bisa mengalahkan anak-anak pondok, ini luar biasa,” ujarnya. Ia menilai Danang sebagai sosok tangguh dengan motivasi tinggi yang siap belajar kapan saja, bahkan melalui rekaman dan video call.
Saat ini, Danang juga diproyeksikan menjadi imam di masjid-masjid Muhammadiyah serta aktif dalam kegiatan dakwah melalui Korps Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) Sidoarjo.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Kehadiran Danang membawa dampak positif bagi sekolah. Bahkan, Smamda kini membuka jalur khusus qori dalam penerimaan siswa baru, selain jalur tahfidz. Prestasinya menjadi bukti bahwa sekolah Muhammadiyah juga mampu melahirkan qori berkualitas.
Di akhir wawancara, Danang menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda yang sedang belajar Al-Qur’an.
![]() |
| Kepala Smamda Sidoarjo M. Zainul Arifin, S.Kom, M.M saat wawancara diruang kerjanya, Sabtu,11/4/2026 (Foto : Zulkifli) |
— pungkas Danang.
Perjalanan Danang adalah cermin bahwa keberhasilan tidak selalu berawal dari rencana besar, tetapi bisa tumbuh dari langkah kecil yang dilakukan dengan kesungguhan. Dari ajakan sederhana, ia menjelma menjadi qori nasional yang menginspirasi banyak orang. (*)





Post a Comment