Bupati Maya Hasmita Resmi Buka MTQH ke-55 dan FSQ ke-40 Labuhanbatu di Eks Terminal Padang Bulan
Labuhanbatu, Lantunan khidmat ayat suci Al-Qur’an dari Qori internasional, Darwin Hasibuan, S.Pdi., menggema di Eks Terminal Padang Bulan pada Kamis (21/5/2026) malam. Kehadirannya menandai dimulainya secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an Hadits (MTQH) ke-55 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026.
Acara akbar keagamaan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari (21–24 Mei 2026) ini dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM.
Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menekankan bahwa MTQH bukan sekadar perlombaan seni baca, hafalan, dan penulisan Al-Qur'an. Lebih dari itu, ajang ini adalah wadah syiar Islam untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci. Begitu pula dengan FSQ, yang menjadi ruang pelestarian seni musik Islami.
Sesuai dengan tema tahun ini, yaitu “Dengan MTQH Ke–55 dan FSQ Ke–40 Mari Kita Aktualisasikan Nilai-Nilai Al’Quran dalam Membangun Desa dan Menata Kota untuk Labuhanbatu yang Cerdas dan Bersinar”, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu iman.
"Hakikat dari pelaksanaan MTQH dan FSQ tahun ini adalah membina dan meningkatkan ukhuwah islamiyah. Tidak hanya di antara sesama umat Muslim, tetapi juga kebersamaan dengan saudara-saudara kita umat non-Muslim. Persatuan inilah yang menjadi modal utama kita dalam mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu yang cerdas dan bersinar," ujar Bupati Maya Hasmita.
Sebelum mengakhiri arahannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia yang terlibat. Beliau berpesan kepada para peserta agar menampilkan kemampuan terbaik mereka, serta meminta Dewan Hakim dan Dewan Juri untuk memberikan penilaian yang jujur, ikhlas, dan adil.
Senada dengan Bupati, Camat Rantau Utara, Napsir Rambe, ST., selaku ketua panitia pelaksana, menyampaikan bahwa syiar ini memiliki misi penting bagi generasi muda.
"Kegiatan ini bertujuan mendekatkan jiwa umat kepada Al-Qur'an serta melestarikan seni Islam. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menangkal dampak negatif budaya luar yang dapat merusak moral anak-anak dan remaja, dengan cara menumbuhkan kecintaan mereka pada musik bernuansa Islami," lapor Napsir.
Harapan besar juga datang dari Ketua DPRD Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga. Ia berharap kompetisi ini melahirkan Qori dan Qoriah berprestasi yang tidak hanya unggul di atas panggung, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari.
Malam pembukaan berlangsung semarak namun tetap religius. Ribuan warga yang hadir dihibur oleh penampilan syahdu dari artis religi nasional, Nabila Amberle. Suasana semakin teduh saat memasuki sesi tausiah yang disampaikan oleh ulama terkemuka, Ustadz Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA., MC.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah, di antaranya unsur Forkopimda Labuhanbatu, Wakil Bupati H. Jamri ST, Sekda Ir. Hasan Heri Rambe, Ketua TP-PKK Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, Ketua DWP Mawar Devi, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab, pimpinan OPD, para Camat, Lurah, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI, Dirut Pudam, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.





Post a Comment