Gubernur Al Haris Terima Audensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan
Gubernur Al Haris dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja Rentan di Jambi
Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris menerima audiensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (02/06/2026) malam.
Pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan perlindungan sosial bagi tenaga kerja di Provinsi Jambi, khususnya pekerja rentan, serta percepatan implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal dan pelaku UMKM.
"Perlindungan terhadap tenaga kerja adalah prioritas kami. Pemerintah daerah siap memfasilitasi sosialisasi dan kolaborasi agar lebih banyak pekerja dapat tercover," kata Al Haris.
Selain itu, Al Haris mengusulkan agar dana santunan yang diterima peserta BPJS tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga diarahkan menjadi modal usaha produktif guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
Menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor yang melibatkan Bank Indonesia, dinas terkait, hingga perguruan tinggi untuk memberikan pendampingan usaha dan literasi keuangan kepada penerima manfaat.
Sementara itu, Saiful Hidayat mengapresiasi dukungan Pemprov Jambi dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Ia menilai kolaborasi multipihak penting untuk mengoptimalkan manfaat santunan BPJS menjadi stimulus ekonomi yang berkelanjutan.
"Kami berharap penerima manfaat dapat memperoleh keterampilan, mengembangkan usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, bahkan membuka lapangan kerja baru di daerah," ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemprov Jambi berkomitmen terus memperkuat program perlindungan sosial yang tidak hanya memberikan jaminan bagi pekerja, tetapi juga berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber : Diskominfo merangin
Wartawan : RK/RL


Post a Comment