Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar

 


Kota Pariaman,---Penasehat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pariaman, Drs. H. Basri, M. Ag, mengatakan untuk menenangkan gejolak tuntutan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) terhadap dugaan adanya korupsi terhadap Ketua Pimpinan Daerah Aisiyah (PDA) Endriwati sebanyak 20 milyar lebih. 

Kami sarankan kepada Endriwati selaku Ketua PDA untuk melakukan klrifikasi dengan membuka datang keuangan PDA Kota Pariaman secara transparan kepada publik. 

Hal itu diungkapkan, Hasan Basri dalam bincang bincang, Senin (8/6/26) di kediamannya Desa Marunggi Kota Pariaman. 

Dikatakan, AMM Kota Pariaman yang terdiri dari beberapa Ortonum, sebagai anak muda, tuntunannya cukup bagus sebagai pembuka pintu masuk, terkuaknya dugaan korup di tubuh PDA Kota Pariaman. 

"Tetapi AMM Piaman Laweh tidak punya Ad/ART di Kota Pariaman yang punya kedudukan yang diakui secara organisasi hanya AMM saja tidak ada embel embel dengan Piaman Laweh,"ujarnya. 

Menurut Hasan Basri, terjadinya gejolak terhadap ketua PDA Endriwati, atas pergantian Direktur Rumah Sakit Aisiyah (RSA) dr. Tri Wijayanto, MARS, FISQua yang tidak memenuhi syarat untuk diberhentikan. 

Cobalah lihat apa cacatnya Tri Wijayanto, dari kecamatan kami sebagai penasehat PDM Kota Pariaman, dia masih layak untuk menjadi Redaktur RS Aisiyah Kota Pariaman. 

Ditegaskan, Alasan pemberhentian direktur. Pertama pelanggaran kewajiban tidak dapat memenuhi kewajiban. Berikutnya, tindakan merugikan melakukan kesalahan atau melanggar hukum.

Terakhir, mengundurkan diri, atas kemauannya sendiri. "Unsur itu tidak ditemukan sekali," ulang Hasan. 

Ditambahkan, kalau dikoreksi kebijakan yang dilakukan Ketua PDA Endriwati seperti, menarik dana RSA secara keseluruhan dengan setiap awal tahun, itu adalah melanggar kode etik petusahaan. 

Dana yang boleh ditarik adalah hasil laba arau keuntungan yang sudah diatur dalam peraturan organisasi. 

"Sekali lagi kami sarankan kepada Endriwati secepatnya klarifikasi, dimana letaknya dana yang 20 milyar tersebut," ungkap Hasan lagi. 

Endriwati yang dihubungi awak media ini di kediamannya, Desa Bula'an Padusunan Kota Pariaman, Minggu (7/6/26) mengatakan, kami belum bisa memberikan keterangan pers. Karena kami akan melakukan koordinasi dulu dengan Aisiyah Wilayah. 

"Biarkan saja mereka ribut, emang gue pikirin," tukuknya sambil tersenyum. (tka)

Also read
Copied!

Latest News

  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar
  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar
  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar
  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar
  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar
  • Hasan Basri: Klarifikasi Endriwati Diperlukan untuk Redam Polemik Dugaan Dana Rp20 Miliar

Post a Comment