Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi

 


RAWANG BINJAI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan keripik daun ubi di Balai Desa Rawang Binjai, pada hari Senin, 06 Juli 2026 di Balai Desa Rawang Binjai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama Ibu-Ibu Desa dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual.


Pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kukerta UNRI yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini dilaksanakan dibawah bimbingan dosen pembimbing lapangan(DPL) Yanuar Al Fikri, S. Pd. M. Pd


Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi terkait pemanfaatan daun ubi yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal seperti tidak terpakainya daun ubi yang sudah tua.


Kegiatan diawali dengan penyampaian dasar mengenai manfaat daun ubi, kandungan gizinya, serta potensi ekonominya jika diolah menjadi produk makanan ringan. Mahasiswa menjelaskan bahwa daun ubi tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga dapat diolah menjadi keripik yang renyah dan memiliki cita rasa khas.


Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan keripik daun ubi. Pada sesi awal, mahasiswa menjelaskan bahwa daun yang digunakan dapat berupa daun ubi muda maupun daun ubi tua, yang terlebih dahulu dicuci hingga bersih dan direbus menggunakan air panas selama kurang lebih 15 menit. Selanjutnya, peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing didampingi oleh anggota KUKERTA Universitas Riau. Ibu-ibu kemudian mempraktikkan setiap tahapan pembuatan keripik, mulai dari memotong daun ubi menjadi ukuran kecil, mencampurkan dan mengaduknya dengan bumbu yang telah disediakan seperti garam, penyedap rasa,bawang merah, bawang putih dan bubuk ladaku dan lain sebagainya. Dilanjutkan dengan mencetak adonan, mengukus sampai matang, kemudian mengiris dan menggorengnya hingga menjadi keripik yang renyah. Antusias dari peserta terlihat dengan keterlibatan mereka dalam setiap proses hingga akhirnya keripik daun ubi yang telah matang dapat dinikmati bersama sebagai hasil praktik sekaligus contoh olahan pangan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi peluang usaha bagi masyarakat Desa Rawang Binjai.


Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa turut mendampingi masyarakat di setiap tahapan proses, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah.


Selain itu, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara pengemasan dan strategi pemasaran sederhana agar produk keripik daun ubi dapat dijual dan menjadi peluang usaha bagi masyarakat desa.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Rawang Binjai dapat lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal serta meningkatkan perekonomian keluarga melalui produk olahan yang bernilai jual.


Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Kukerta UNRI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Also read
Copied!

Latest News

  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Rawang Binjai Latih Warga Olah Daun Ubi Jadi Keripik Bernilai Ekonomi

Post a Comment