Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS



Oleh: Zamalul Fadli, Putri Afrilinda, Meliga Diva Fortuna, Eva Nurlina, M. Fadhil Karim, Marsha Amalia, Vicka Ananda Maulydia, Dina Amelia, Eza Anggina, dan Budi Mulyono.


SIAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Berdampak Tahun 2026 melaksanakan program pendampingan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Bandar Pedada, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, melalui penerapan sistem pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).


Ketua Kelompok KUKERTA UNRI Kampung Bandar Pedada, Zamalul Fadli, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem ekonomi digital.


"Salah satu program KUKERTA yang kami laksanakan di Kampung Bandar Pedada adalah membantu pelaku UMKM mengenal digitalisasi melalui penerapan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS," ujar Zamalul, Jumat (10/7/2026).



Ia mengatakan, selama proses pendampingan, para pelaku UMKM memberikan respons yang sangat positif. Penerapan pembayaran digital dinilai mampu memberikan kemudahan dalam bertransaksi, meningkatkan efisiensi pelayanan, sekaligus mendukung perkembangan usaha di era digital.


"Alhamdulillah, para pelaku UMKM sangat menyambut baik program ini. Mereka merasa kegiatan ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap UMKM di kampung," tambahnya.


Kegiatan pendampingan yang dimulai sejak Rabu (1/7/2026) dilakukan secara langsung dengan memberikan edukasi mengenai manfaat transaksi non-tunai menggunakan QRIS. Selain itu, mahasiswa juga membantu proses pendaftaran hingga aktivasi QRIS agar dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan usaha.


Salah seorang pelaku UMKM, Riska, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, keinginan untuk menggunakan sistem pembayaran digital telah ada sejak lama, namun terkendala karena belum memahami proses pembuatannya.


"Sebenarnya kami sudah lama ingin membuat QRIS supaya pelanggan lebih mudah bertransaksi, tetapi kami tidak tahu bagaimana cara mengurusnya. Dengan adanya adik-adik KUKERTA yang mendampingi kami, prosesnya jadi lebih mudah. Kami sangat terbantu dan berharap pembayaran digital ini bisa membuat usaha kami semakin berkembang," ungkapnya.


Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan UMKM sekaligus memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan transaksi secara digital. Penggunaan QRIS juga diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.


Program pendampingan digitalisasi UMKM ini dilaksanakan oleh sepuluh mahasiswa KUKERTA UNRI Berdampak Tahun 2026 Kampung Bandar Pedada, yaitu Zamalul Fadli, Putri Afrilinda, Meliga Diva Fortuna, Eva Nurlina, M. Fadhil Karim, Marsha Amalia, Vicka Ananda Maulydia, Dina Amelia, Eza Anggina, dan Budi Mulyono.


Adapun UMKM yang telah mendapatkan pendampingan meliputi RM Dendeng Batokok, Toko Sembako Daffa, Warung Lontong Aida, Lapak 2Best, Pecel Lele Pondok Indah, dan Faqih Toys.


Melalui sinergi antara mahasiswa KUKERTA, pemerintah kampung, dan para pelaku UMKM, diharapkan semakin banyak usaha mikro yang memanfaatkan sistem pembayaran digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses transaksi non-tunai, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kampung Bandar Pedada.

Also read
Copied!

Latest News

  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS
  • Mahasiswa KUKERTA UNRI Tahun 2026 Laksanakan Digitalisasi UMKM di Kampung Bandar Pedada melalui Penerapan QRIS

Post a Comment