Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang




Pembatang, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Tahun 2026 yang melaksanakan pengabdian di Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan pada Selasa (28/7). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN dalam mendukung pemanfaatan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah pertanian yang bernilai guna.


Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat Desa Pembatang sebagai sasaran utama. Mengingat Desa Pembatang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian padi, limbah sekam padi yang dihasilkan selama ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Universitas Riau menginisiasi kegiatan edukasi mengenai pemanfaatan sekam padi menjadi briket sebagai salah satu bentuk inovasi energi alternatif yang ekonomis, ramah lingkungan, serta memiliki nilai tambah.



Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai karakteristik sekam padi, manfaat pengolahan limbah pertanian, pengenalan briket sebagai bahan bakar alternatif, serta tahapan pembuatannya. Materi disampaikan secara sistematis mulai dari proses karbonisasi sekam padi, pencampuran bahan perekat, proses pencetakan, hingga tahapan pengeringan sehingga menghasilkan briket yang siap digunakan. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai potensi pengembangan briket sebagai alternatif pemanfaatan limbah pertanian di tingkat rumah tangga maupun sebagai peluang usaha berbasis potensi desa.


Pelaksanaan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan mendapat respons yang baik dari masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti penyampaian materi serta diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Masyarakat menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi pemanfaatan sekam padi karena dinilai mampu menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian sekaligus menghasilkan produk yang memiliki manfaat ekonomi dan lingkungan.



Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap masyarakat Desa Pembatang memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah pertanian secara berkelanjutan. Pemanfaatan sekam padi menjadi briket diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi praktik pembakaran limbah secara terbuka, serta mendorong tumbuhnya inovasi masyarakat dalam mengembangkan potensi sumber daya lokal.



Program sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan yang berbasis potensi desa, mahasiswa KKN Universitas Riau berupaya menghadirkan solusi yang aplikatif terhadap permasalahan di masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Also read
Copied!

Latest News

  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang
  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang
  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang
  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang
  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang
  • Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Sebagai Produk Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Pembatang

Post a Comment