Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak



Labuhanbatu, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Kelompok I di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Jumat (17/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Drs. Sarimpunan Ritonga M.Pd, momentum bulanan yang ditujukan sebagai ajang introspeksi diri, peningkatan disiplin, kinerja, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).


Dalam pidato tertulis Bupati Labuhanbatu, Drs. Sarimpunan Ritonga menegaskan bahwa peringatan HKN harus mampu memperkuat semangat abdi negara sebagai pelayan masyarakat yang mengemban tanggung jawab moral besar. Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan tajam dalam upacara kali ini adalah maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang kian memprihatinkan.



Asisten I memaparkan data yang cukup mengejutkan dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA). Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, tercatat telah terjadi 23 kasus kekerasan anak di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.


“Anak-anak adalah mutiara berharga, titipan yang suci, dan pondasi utama dari tegaknya sebuah bangsa di masa depan. Namun, realita saat ini sangat memprihatinkan. Kekerasan fisik, psikis, penelantaran, perundungan (bullying), hingga kejahatan seksual masih terus terjadi,” ujarnya.



Lebih lanjut, kata Asisten I tantangan digital juga menjadi ancaman nyata yang mengintai anak-anak melalui layar gawai mereka dalam bentuk cyber-bullying dan eksploitasi online. Mengingat anak-anak adalah kelompok rentan yang belum memiliki kekuatan fisik maupun hukum yang cukup untuk membela diri, Bupati menyerukan agar orang dewasa di sekitarnya wajib hadir menjadi pelindung.


"Ketika seorang anak mengalami kekerasan, yang terluka bukan hanya fisiknya, melainkan masa depannya. Kita harus memutus mata rantai ini sekarang juga. Kitalah orang dewasa di sekitar mereka yang wajib menjadi perisai dan suara bagi mereka," tegasnya.



Asisten I mengingatkan bahwa perlindungan anak tidak bisa terwujud hanya dengan mengandalkan undang-undang atau lembaga penegak hukum belaka. Perlindungan sejati harus dimulai dari lingkungan terdekat melalui 3 langkah nyata dengan Jadikan Rumah sebagai Istana Teraman, Peka dan Peduli terhadap Sekitar serta Dampingi Anak di Dunia Digital.


Di akhir amanatnya, Asisten I juga mengingatkan bahwa Hari Anak Nasional (HAN) akan segera diperingati pada tanggal 23 Juli 2026 mendatang.


“Setiap anak adalah investasi yang berharga, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindunginya,” tutupnya.


Turut hadir, para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekdakab, Para Pimpinan OPD, Kepala Inspektorat Ahlan Teruna Ritonga, Dirut RSUD Rantauprapat dan para peserta Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu.

Also read
Copied!

Latest News

  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak
  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak
  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak
  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak
  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak
  • Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak

Post a Comment