Program Penanaman Pohon Pelindung di Lingkungan Desa Koto Benai: Aksi Nyata KUKERTA UNRI Berdampak Koto Benai 2026 dalam Mewujudkan Desa Hijau dan Lestari
Di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim, menurunnya kualitas lingkungan, serta berkurangnya tutupan hijau akibat aktivitas manusia, upaya pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Salah satu langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi keberlanjutan lingkungan adalah penanaman pohon pelindung. Selain mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, pohon juga berperan penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi emisi karbon, meningkatkan daya resap air, serta mendukung keseimbangan ekosistem.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau melalui program KUKERTA UNRI Berdampak Koto Benai 2026 melaksanakan Program Penanaman Pohon Pelindung di lingkungan Desa Koto Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang lingkungan yang bertujuan mendukung terwujudnya desa yang hijau, sehat, dan berkelanjutan melalui aksi penghijauan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Program penanaman pohon dilaksanakan bersama Pemerintah Desa Koto Benai dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong. Bibit pohon ditanam di beberapa titik strategis, seperti area fasilitas umum dan lahan terbuka yang membutuhkan penambahan vegetasi. Jenis pohon yang dipilih merupakan pohon pelindung yang memiliki kemampuan memberikan keteduhan, menyerap karbon dioksida (CO₂), menghasilkan oksigen, menjaga kestabilan tanah, serta membantu meningkatkan cadangan air tanah.
Kegiatan diawali dengan persiapan lokasi penanaman, penggalian lubang tanam, penempatan bibit pohon, penimbunan tanah, hingga penyiraman sebagai tahap awal pemeliharaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat kerja sama antara mahasiswa KUKERTA, perangkat desa, dan masyarakat. Antusiasme warga yang ikut terlibat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi menciptakan desa yang nyaman dan sehat untuk dihuni.
Penanaman pohon pelindung tidak hanya memberikan manfaat bagi kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Pohon berfungsi menyerap gas rumah kaca, memperbaiki kualitas udara, mengurangi risiko erosi, menjaga kelembapan tanah, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis burung dan satwa kecil yang berperan menjaga keseimbangan ekosistem. Semakin banyak pohon yang tumbuh, semakin besar pula kontribusinya dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Selain melakukan penanaman, mahasiswa KUKERTA UNRI Berdampak Koto Benai 2026 juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Edukasi mengenai pentingnya penghijauan diberikan agar masyarakat memahami bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam merawat tanaman hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan. Melalui semangat "UNRI Berdampak", mahasiswa KUKERTA tidak hanya hadir sebagai pelaksana program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
Dengan terlaksananya Program Penanaman Pohon Pelindung di Lingkungan Desa Koto Benai, diharapkan budaya menanam dan merawat pohon dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Langkah sederhana ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan lestari, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen KUKERTA UNRI Berdampak Koto Benai 2026 dalam mendukung pembangunan desa yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.


Post a Comment