Semarakkan Pendidikan Desa, Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Lomba Cerdas Cermat di Desa Bina Maju
Kepulauan Meranti— Dalam rangka mendukung peningkatan semangat belajar dan pengembangan potensi generasi muda di desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, menyelenggarakan lomba cerdas cermat pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi salah satu program kerja KKN di bidang pendidikan tersebut diikuti oleh sebanyak 56 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Lomba cerdas cermat ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai wadah edukatif bagi anak-anak untuk mengasah wawasan, kemampuan berpikir kritis, keberanian, serta kecepatan dan ketepatan dalam menjawab pertanyaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, rasa percaya diri, dan semangat berkompetisi secara sehat sejak dini.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, mahasiswa KKN melakukan berbagai upaya untuk menyebarluaskan informasi mengenai lomba kepada masyarakat. Informasi kegiatan dikemas dalam bentuk flyer atau poster yang disebarkan melalui media sosial. Mahasiswa KKN juga membagikan flyer secara langsung kepada setiap Kepala Dusun (Kadus) di Desa Bina Maju agar informasi mengenai lomba dapat menjangkau anak-anak di berbagai wilayah desa.
Upaya tersebut dilakukan agar semakin banyak anak-anak mengetahui dan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan. Dengan memanfaatkan media sosial sekaligus komunikasi langsung melalui perangkat dusun, mahasiswa KKN berupaya membangun antusiasme masyarakat sejak sebelum hari pelaksanaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh Ketua KKN Desa Bina Maju, Muhammad Farhan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perangkat Desa Bina Maju sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN di bidang pendidikan.
Setelah pembukaan dan sambutan, MC lomba membacakan tata tertib serta aturan perlombaan kepada seluruh peserta. Panitia kemudian membagi peserta ke dalam empat kategori berdasarkan jenjang pendidikan. Kategori pertama diperuntukkan bagi siswa kelas 1 dan 2, kategori kedua bagi siswa kelas 3 dan 4, kategori ketiga bagi siswa kelas 5 dan 6, sedangkan kategori keempat diperuntukkan bagi siswa SMP/MTs.
Pembagian berdasarkan jenjang pendidikan tersebut dilakukan agar pertanyaan dan tingkat kesulitan dalam perlombaan dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta. Dengan demikian, setiap peserta memiliki kesempatan yang seimbang untuk menunjukkan pengetahuan dan kemampuan terbaiknya.
Suasana perlombaan berlangsung cukup meriah dan penuh semangat. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap tahapan lomba. Sorak-sorai dan dukungan turut memberikan warna tersendiri selama perlombaan berlangsung. Anak-anak tidak hanya dituntut untuk mengetahui jawaban, tetapi juga harus mampu berpikir cepat, berdiskusi, bekerja sama, dan mengambil keputusan dengan tepat.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukatif dapat dikemas dalam suasana yang menyenangkan. Lomba cerdas cermat menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus merasakan pengalaman berkompetisi secara sehat bersama teman-teman mereka.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, MC kemudian membacakan nama-nama peserta yang berhasil meraih juara. Dari empat kategori yang diperlombakan, masing-masing kategori menghasilkan tiga juara, sehingga terdapat 12 juara secara keseluruhan.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan oleh perangkat Desa Bina Maju. Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberanian, usaha, semangat, dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh para peserta selama mengikuti perlombaan.
Bagi mahasiswa KKN, kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan. Keberanian anak-anak untuk tampil, menjawab pertanyaan, bekerja sama, serta mengikuti perlombaan hingga selesai merupakan bagian penting dari pengalaman belajar yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mereka.
Ketua KKN Desa Bina Maju, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa lomba cerdas cermat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Melalui lomba cerdas cermat ini, anak-anak dapat belajar sambil bermain, berani tampil, berpikir cepat, bekerja sama, dan menghargai satu sama lain. Bagi kami, setiap anak yang berani mencoba dan berpartisipasi adalah seorang pemenang, karena keberanian untuk belajar dan berkembang merupakan prestasi yang sangat berarti.”
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan di Desa Bina Maju. Ia berharap semangat dan antusiasme anak-anak selama perlombaan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi mereka.
“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya meninggalkan kenangan tentang sebuah perlombaan, tetapi juga meninggalkan semangat di dalam diri anak-anak Desa Bina Maju untuk terus belajar, berani bermimpi, dan percaya bahwa mereka memiliki potensi untuk menjadi generasi yang hebat,” tambah Muhammad Farhan.
Lomba cerdas cermat yang diselenggarakan mahasiswa KKN Desa Bina Maju menjadi salah satu upaya sederhana namun bermakna dalam menghadirkan kegiatan pendidikan yang interaktif bagi anak-anak. Sebanyak 56 peserta telah menunjukkan bahwa semangat belajar dapat tumbuh ketika pengetahuan dipadukan dengan permainan, kompetisi, kebersamaan, dan apresiasi.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang seberapa banyak pengetahuan yang mampu dihafalkan, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, kemampuan bekerja sama, sikap sportif ketika berkompetisi, serta kemauan untuk terus belajar dari pengalaman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap semangat yang tercipta selama perlombaan dapat terus tumbuh di tengah anak-anak Desa Bina Maju. Sebab, sebuah perlombaan mungkin berakhir ketika hadiah telah dibagikan, tetapi semangat belajar yang ditanamkan di dalam diri anak-anak diharapkan dapat terus tumbuh jauh setelah kegiatan selesai.
Kegiatan lomba cerdas cermat tersebut menjadi bagian dari rangkaian kontribusi mahasiswa KKN Desa Bina Maju yang terdiri atas Muhammad Farhan, Laora Syafitri, Nazifa Aura Eprion, Riana Stefani Sinaga, Jhonatan Ginting, Siti Sumarni, Eka Juli Tioulina, Sabrina Mahira, Ilham Khuzaimi, dan Olivia Siringo Ringo dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN di Desa Bina Maju.



Post a Comment