Kritik Publik Menguat, Pemerintah Bengkalis Diminta Jangan Alergi terhadap Pertanyaan
BENGKALIS — Penelusuran awak media ke sejumlah titik dalam beberapa hari terakhir memperlihatkan satu hal yang patut menjadi perhatian: masyarakat tidak hanya membutuhkan slogan keberhasilan, tetapi juga membutuhkan jawaban atas berbagai pertanyaan mengenai arah pemerintahan.
Di tengah beragam penilaian terhadap kepemimpinan Kabupaten Bengkalis dan Kecamatan Mandau, muncul pula perbincangan mengenai dugaan menguatnya pengaruh keluarga dalam ruang politik dan pemerintahan. Namun, isu tersebut masih merupakan persepsi dan pertanyaan publik, bukan kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran hukum.
Justru di sinilah pemerintah ditantang untuk membuktikan bahwa seluruh proses pemerintahan berjalan berdasarkan aturan, kompetensi, transparansi dan kepentingan masyarakat—bukan berdasarkan kedekatan, hubungan keluarga, ataupun kepentingan politik tertentu.
Masyarakat juga berhak mempertanyakan bagaimana pejabat memperoleh dan mempertahankan jabatan, bagaimana kebijakan strategis ditentukan, serta sejauh mana mekanisme pengawasan benar-benar bekerja.
Sebab demokrasi akan kehilangan makna apabila masyarakat hanya diminta memuji, tetapi dianggap mengganggu ketika bertanya.
Kritik bukan berarti membenci pemerintah. Kritik adalah alarm agar kekuasaan tidak berjalan tanpa kontrol. Sebaliknya, pemerintah yang merasa bekerja untuk rakyat semestinya tidak takut terhadap pertanyaan, selama pertanyaan tersebut disampaikan secara bertanggung jawab.
Karena itu, isu yang berkembang sebaiknya tidak dibalas dengan saling tuding. Jawablah dengan data, dokumen, transparansi dan kinerja.
Mandau bukan milik pejabat. Bengkalis bukan milik kelompok tertentu. Jabatan publik adalah amanah yang diberikan melalui mekanisme pemerintahan dan demokrasi untuk kepentingan seluruh masyarakat.
Jika memang tidak ada kepentingan keluarga dalam pengelolaan kekuasaan, maka publik tentu berhak melihat prosesnya secara terbuka. Jika seluruh kebijakan telah sesuai aturan, bukalah datanya. Dan jika kritik masyarakat keliru, bantahlah dengan fakta—bukan dengan tekanan.
Awak media akan terus melakukan penelusuran secara berimbang, meminta konfirmasi kepada pihak terkait dan memberikan ruang hak jawab. Sebab tugas pers bukan mencari kesalahan untuk menjatuhkan seseorang, melainkan mengawasi kekuasaan agar tetap berada di jalur kepentingan publik.
Kekuasaan yang sehat tidak takut diawasi. Pemerintahan yang kuat tidak alergi dikritik. Dan pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat tidak perlu takut kepada pertanyaan rakyat.(Sht)


Post a Comment