Generasi Muda Satu Atap Gelar Festival Seni Budaya Melayu-Minang di Duri, WHN dan Portal Buana Group Dukung Pelestarian Budaya
DURI, MANDAU — Upaya melestarikan seni dan budaya Nusantara akan diwujudkan melalui Pergelaran Seni Budaya Melayu-Minang dan Festival Lagu Melayu serta Lagu Minang tingkat Provinsi Riau–Sumatera Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada 5–8 November 2026 di Gedung LAMR Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Kegiatan yang digagas para simpatisan seni dan budaya di Mandau dengan mengatasnamakan GENERASI MUDA SATU ATAP ini diharapkan menjadi wadah kreativitas seniman sekaligus sarana mempererat persaudaraan masyarakat lintas suku.
Pergelaran tersebut akan mengangkat beragam seni budaya, meliputi Melayu, Minangkabau, Sakai, Jawa, serta budaya suku-suku lainnya yang hidup di tengah masyarakat Mandau. Keberagaman ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada generasi muda.
Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari DPP Wawasan Hukum Nusantara (WHN) yang menyediakan trofi bagi juara I, II, dan III kategori Lagu Melayu. Sementara itu, Redaksi PORTAL BUANA GROUP memberikan trofi bagi juara I, II, dan III kategori Lagu Minang.
Ketua Panitia GENERASI MUDA SATU ATAP, Syamsurizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan seni dan budaya daerah.
“Kami ingin memberikan ruang kepada generasi muda dan para pelaku seni untuk menampilkan bakat, mengenalkan budaya leluhur, serta memperkuat persaudaraan antarsuku. Seni budaya merupakan kekayaan bersama yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi berikutnya,” tutur Syamsurizal.
Ketua DPP WHN, Capt. Arqam Bakrie, M.Mar., M.BA, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga identitas budaya bangsa.
“Pelestarian seni dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan talenta-talenta baru, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah, dan memperkuat persatuan masyarakat.”
Senada dengan itu, Ketua DPW WHN Provinsi Riau sekaligus Pimpinan Redaksi PORTAL BUANA GROUP, Ir. Sudirman Chan, S.Pd., S.Ag., M.M., C.TMA., C.CTr., C.PSE., CPMC., C.PS, menyatakan bahwa kegiatan seni budaya perlu terus didukung agar mendapat tempat di tengah perkembangan zaman.
“Festival ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Keberagaman budaya Melayu, Minang, Sakai, Jawa, dan suku lainnya merupakan kekuatan yang harus dirawat melalui kebersamaan dan semangat persatuan.”
Melalui kegiatan ini, GENERASI MUDA SATU ATAP mengusung misi melestarikan warisan budaya, mengembangkan bakat generasi muda, serta memperkuat hubungan sosial masyarakat melalui seni dan musik daerah.
Pergelaran tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan kreativitas seni budaya di Mandau sekaligus mempertegas bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang patut dijaga bersama.



Post a Comment