PORTALBUANA.COM - MERANGIN. Puluhan Mahasiswa HMI Merangin datangi gedung DPRD merangin menolak RUU Cipta kerja. Dalam aksi unjuk rasa tersebut ,mereka memaksa masuk ingin menyampaikan inspirasi terkait penyampaian tuntutan
Namun usaha mahasiswa untuk masuk dan berdialog cukup alot di tangga masuk dan bebas menyampaikan orasi,dan memaksa masuk ke ruang paripurna yang masih di halangan gabungan polri dan sat.pol pamong praja
Dalam dialog orasi yang di sampaikan di sepakati untuk masuk ke ruangan banggar perwakilan masiswa m.saleh mengatakan"kami mahasiswa merangin menyampaikan keberatan terhadap RUU.Cipta kerja yang memberatkan para tenaga kerja atau buruh yang di sampaikan melalui DPRD Merangin guna di sampaikan ke DPR RI pusat "ujar m.saleh
Di kesempatan yang sama perwakilan mahasiswa "kami ingin menyampaikan bahwa RUU Tenaga kerja ini tidak hanya menyengsarakan para buruh tapi ber inbas kepada kami sebagai mahasiswa,karena kami sebagian adalah keluarga dari perusahaan,dan kami menolak undang-undang cipta dan kami minta DPRD Merangin menanda tangani petisi yang sudah di sampaikan untuk menyatakan sikap menolak setelah tanggal 9 oktober 2020 kalau tidak di sampaikan kami akan demo menurunkan lebih banyak "ujar petwakilan mahasiswa
Ketua DPRD Kabupaten Merangin Herman Efendi mengatakan"kami akan menyampaikan inspirasi adik-adik HMI dan ikut serta menolak rancangan undang-undang cipta kerja dan saya tidak akan takut ketika di vidiokan guna membuktikan keseriusan usulan aspirasi adik-adik mahasiswa merangin"ujar fendi. ( rolex)

0Comments