GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
PRM Jiken Tulangan Gelar Kajian Ahad Sore, Bahas Lima Keutamaan Bulan Ramadhan

PRM Jiken Tulangan Gelar Kajian Ahad Sore, Bahas Lima Keutamaan Bulan Ramadhan

Table of contents
×
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo Burhanuddin STHI MPd menjadi narasumber pada kajian Ahad sore pekan kedua di Masjid Al Jihad PRM Jiken Tulangan Sidoarjo (Zulkifli)

Sidoarjo. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jiken, Tulangan, Sidoarjo kembali menggelar kajian Ahad sore menjelang berbuka puasa pada Minggu (9/3/2025). Acara ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan untuk memperdalam pemahaman keislaman dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan warga Muhammadiyah.

Pada kesempatan kali ini, PRM Jiken menghadirkan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Burhanuddin STHi MPd, yang membawakan tema Keutamaan Bulan Ramadhan. Acara ini berlangsung di Masjid PRM Jiken dan dihadiri lebih dari 500 jamaah, termasuk anggota Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta Pemuda Muhammadiyah Ranting Jiken.

Lima Keutamaan Bulan Ramadhan

Dalam kajiannya, Burhanuddin menjelaskan lima keutamaan bulan Ramadhan yang perlu dipahami dan diamalkan oleh umat Islam yaitu :

Jamaah masjid Al Jihad Jiken antusias mengikuti kajian Ahad sore bersama sekretaris PDM Sidoarjo. (Zulkifli)

1. Syahru Siyam (Bulan Puasa)
Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah dan merupakan bulan diwajibkannya puasa bagi umat Islam. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183:

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Burhanuddin mengingatkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati dan pikiran dari perbuatan yang bisa mengurangi pahala puasa.

2. Syahrul Qur’an (Bulan Diturunkannya Al-Qur’an)
Ramadhan disebut sebagai bulan Al-Qur’an karena pada bulan inilah kitab suci umat Islam diturunkan. Allah SWT berfirman dalam Al-Baqarah ayat 185:

"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)."

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terutama pada bulan Ramadhan.

3. Syahrul Maghfiroh (Bulan Pengampunan Dosa)
Ramadhan adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk memohon ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."

Burhanuddin menekankan pentingnya istighfar dan doa di bulan ini, terutama pada 10 hari terakhir Ramadhan yang penuh dengan keberkahan.

4. Syahru Sobru (Bulan Kesabaran)
Puasa di bulan Ramadhan melatih kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Dalam surat Al-Baqarah ayat 153, Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."

Burhanuddin mengingatkan bahwa godaan terbesar dalam puasa sering kali muncul di pertengahan dan akhir Ramadhan, saat semangat mulai menurun. Oleh karena itu, kesabaran menjadi kunci agar ibadah tetap terjaga hingga akhir bulan Ramadhan.

5. Bulan Kedermawanan
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan berbagi. Rasulullah SAW adalah contoh terbaik dalam hal kedermawanan, terutama di bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadis disebutkan :

"Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari & Muslim)

Burhanuddin mengajak jamaah untuk memperbanyak sedekah, infak, dan menunaikan zakat fitrah. "Jangan menunda-nunda zakat fitrah. Tunaikan sejak awal Ramadhan agar tidak terlupa dengan kesibukkan aktivitasnya, jika zakat fitrah cepat dibayarkan lebih bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," pesannya.

Ramadhan, Momen Muhasabah dan Peningkatan Ibadah

Dalam penutup kajiannya, Burhanuddin mengajak jamaah untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang lapang, penuh rasa syukur, serta meningkatkan kualitas ibadah.

"Mari kita jalani puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan, serta memperbanyak istighfar dan amalan lainnya agar memperoleh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT," ujarnya.

Kajian ini diakhiri dengan doa bersama, dilanjutkan dengan berbuka puasa yang penuh kebersamaan. PRM Jiken Tulangan berencana menggelar kajian serupa di pekan-pekan berikutnya selama bulan Ramadhan.

Penulis : Zulkifli
Editor : Succonet

0Comments