GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
AMPD Audiensi dengan DPRD Bengkalis, Soroti Pasar Kaget dan Persoalan Sampah

AMPD Audiensi dengan DPRD Bengkalis, Soroti Pasar Kaget dan Persoalan Sampah

Table of contents
×
Bengkalis – Aliansi Masyarakat Pasar Duri (AMPD) dijadwalkan akan melakukan audiensi dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis pada Selasa, 9 September 2025. Pertemuan ini akan berlangsung di Ruangan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.

Dalam audiensi tersebut, AMPD membawa sejumlah aspirasi masyarakat yang dinilai mendesak untuk segera ditangani. Di antaranya, keberadaan pasar kaget yang dinilai semakin merajalela dan menimbulkan dampak pada ketertiban serta keberlangsungan pasar resmi, hingga masalah penanganan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai titik wilayah Bengkalis.

Ketua AMPD menegaskan, kedua isu ini muncul langsung dari keluhan masyarakat yang merasakan dampaknya sehari-hari. Pasar kaget dianggap memicu persoalan baru, mulai dari kesemrawutan lalu lintas hingga ketidakadilan bagi pedagang yang berusaha tertib di pasar resmi. Sementara persoalan sampah disebut sudah pada tahap yang mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
“DPRD harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dan memperjuangkan solusi atas masalah-masalah ini. Audiensi ini kami harapkan menjadi pintu masuk untuk membahas langkah-langkah konkret,” ujar perwakilan AMPD.

Ketika awak media konfirmasi kepada anggota Dewan Ketua Komisi 3 hari Sabtu (06/09) Young Sanusi membenarkan memang ada masuk undangan audensi kepada pihak Anggota Dewan Dari AMPD, dan beliau yang telah menentukan jadwal pertemuan audensi Dengan Aliansi Masyarakat Pasar Duri dilaksakan pada hari Selasa (09/09).

Selain itu, AMPD juga menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap kebijakan pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan publik agar benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Audiensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga menghasilkan kesepahaman antara masyarakat dan DPRD dalam mencari jalan keluar atas persoalan nyata di lapangan.

0Comments