GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
Perang Saudara Menggila di Arab, Korban Sipil Berjatuhan

Perang Saudara Menggila di Arab, Korban Sipil Berjatuhan

Table of contents
×

Jakarta — Konflik bersenjata di kawasan Arab kembali memanas dan menimbulkan penderitaan bagi warga sipil. Bentrokan antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok bersenjata di utara Suriah dilaporkan semakin intens, menyusul memuncaknya ketegangan di wilayah tersebut, sehingga korban sipil berjatuhan akibat serangan dan tembakan yang terus berlangsung.

Menurut laporan, ketegangan yang mencapai titik didih pada Selasa (6/1/2026) membuat pertempuran makin sengit di sejumlah distrik. Pejabat pertahanan Suriah menyebutkan bahwa mereka melancarkan serangan terhadap kelompok militan di wilayah utara, yang kemudian dibalas oleh kelompok bersenjata lain, menyebabkan eskalasi kekerasan.

Sejumlah warga sipil dilaporkan menjadi korban langsung dari pertempuran bersenjata, termasuk akibat tembakan artileri dan serangan terkoordinasi di wilayah permukiman penduduk. Kondisi tersebut memperburuk situasi kemanusiaan yang telah lama memburuk akibat perang saudara yang berkepanjangan di Suriah.

Bentrokan ini juga mencerminkan rapuhnya stabilitas keamanan di kawasan yang terus menjadi pusat konflik bersenjata sejak pecahnya perang saudara Suriah lebih dari satu dekade lalu. Berbagai pihak yang terlibat saling menuduh pihak lawan melakukan pelanggaran hukum humaniter internasional.

Selain dampak langsung berupa korban jiwa, kekerasan ini juga menyebabkan terganggunya akses terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal yang aman bagi warga sipil yang terjebak di zona konflik. Para pengungsi internal yang mencoba mencari perlindungan menghadapi risiko baru akibat terjadinya gelombang pertempuran ini.

PBB dan lembaga kemanusiaan internasional sebelumnya telah berkali-kali memperingatkan bahwa perang di Suriah telah menimbulkan krisis kemanusiaan besar, dengan puluhan ribu warga sipil tewas dan jutaan lainnya mengungsi selama bertahun-tahun konflik.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda perdamaian yang jelas terlihat, sementara warga sipil terus menjadi pihak yang paling menderita di tengah meningkatnya intensitas perang saudara ini.


📌 Sumber Berita:
– CNBC Indonesia — “Perang Saudara Menggila di Arab, Korban Sipil Berjatuhan” (7 Januari 2026).


0Comments