PORTALBUANANEW.COM, JAMBI - Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mengajak seluruh santri untuk menjadi Ahlul Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 dan Wisuda Tahfidz Pondok Pesantren Al-Kautsar di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Wagub Sani menegaskan bahwa para pengamal Al-Qur’an adalah keluarga Allah di muka bumi yang harus dihormati dan dimuliakan. Ia menyampaikan, Allah SWT akan meninggikan derajat para Ahlul Qur’an, memberikan syafaat pada hari kiamat, serta menempatkan mereka bersama para malaikat yang mulia.
Menurutnya, momentum wisuda tahfidz merupakan nikmat dan karunia besar dari Allah SWT. Para santri yang diwisuda bukan hanya kebanggaan lembaga dan keluarga, tetapi juga menjadi investasi akhirat bagi orang tua.
“Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang. Menghafal Al-Qur’an adalah langkah pertama, tetapi menjaga hafalan dengan murojaah secara konsisten justru jauh lebih berat. Jadilah Ahlul Qur’an yang berakhlak mulia. Jangan bangga dengan hafalan, tapi takutlah jika Al-Qur’an tidak tercermin dalam sikap dan perilaku kita,” tegasnya.
Wagub Sani juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan agama anak. Ia mengimbau agar para orang tua tidak ragu untuk bersedekah dan berinvestasi dalam pendidikan agama, karena harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang, melainkan akan dilipatgandakan keberkahannya.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik antar sesama (hablum minannas) melalui silaturahmi, kepedulian sosial, sopan santun, kejujuran, serta bijak dalam menjaga lisan, termasuk dalam bermedia sosial.
Sementara itu, Ketua Panitia, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur Jambi dalam acara tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pondok Pesantren Al-Kautsar.
Saat ini, Pondok Pesantren Al-Kautsar tercatat memiliki 57 santri yang menetap dan 20 santri baru. Wisuda tahfidz yang digelar menjadi bukti nyata perkembangan serta keberhasilan pembinaan yang terus dilakukan dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.
Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi
Wartawan: RK/RL

0Comments