BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin menegaskan komitmennya dalam pembangunan sektor pendidikan dan keagamaan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Merangin A. Khafidh saat melakukan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Baitul Jalal, Desa Merkeh, Kecamatan Renah Pembarap, Selasa (10/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengumumkan peningkatan kuota program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan S2 yang berada di semester 2 hingga 4. Pada tahun 2025, Pemkab Merangin menyediakan kuota beasiswa untuk 200 mahasiswa, dengan jumlah pendaftar yang tercatat saat ini mencapai 165 orang.
Sementara pada tahun 2026, kuota tersebut akan ditingkatkan menjadi 400 penerima beasiswa.
“Kami ingin memastikan anak-anak Merangin yang sedang menempuh pendidikan tinggi mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah. Tahun depan kuotanya kami tambah dua kali lipat,” ujar Wabup di hadapan masyarakat Kecamatan Renah Pembarap.
Pendaftaran program beasiswa tersebut dijadwalkan dibuka pada bulan Juni 2026 melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Merangin.
Bantuan untuk Pondok Pesantren
Selain program beasiswa, Pemkab Merangin juga memberikan perhatian terhadap pengembangan pondok pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama. Pemerintah daerah menyiapkan bantuan stimulan sebesar Rp100 juta untuk setiap pesantren.
Penyaluran bantuan ini akan dilakukan secara bertahap, yaitu:
-
Tahun 2025: 11 pesantren
-
Tahun 2026: 18 pesantren
-
Tahun 2027: 26 pesantren
Program ini akan terus berlanjut hingga tahun 2030 dengan target total 96 pondok pesantren penerima bantuan.
Anggaran Infrastruktur Mengalami Penurunan
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menjelaskan kondisi fiskal daerah yang saat ini terdampak oleh penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Saat ini anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Merangin tercatat sekitar Rp80 miliar, menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp200 hingga Rp250 miliar.
“Mengingat anggaran yang terbatas dan harus dibagi untuk 205 desa dan 24 kecamatan, kami meminta masyarakat untuk bersabar serta bersama-sama menjaga infrastruktur yang sudah ada,” jelasnya.
Bantuan untuk Masjid Baitul Jalal
Pada kegiatan Safari Ramadan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Baitul Jalal, berupa:
-
Rp5.000.000 dari CSR Bank 9 Jambi
-
Rp1.500.000 dari Baznas
Rombongan Safari Ramadan turut didampingi sejumlah Kepala OPD, camat, serta tokoh lintas organisasi, di antaranya Ketua MUI, Ketua DMI, dan Ketua LAM Kabupaten Merangin.
Selain itu, hadir pula H. Ispandi Umar, Sultan Jambi asal Desa Merkeh, yang berencana menyumbangkan Rp2 miliar untuk pembangunan Masjid Baitul Jalal setelah Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sumber: Kominfo
Wartawan: ROLEX
.jpg)


0Comments