GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
Muhammad Syaifuddin Akhiri Status Duda, setelah hampir 2 Tahun Sabar Menunggu

Muhammad Syaifuddin Akhiri Status Duda, setelah hampir 2 Tahun Sabar Menunggu

Table of contents
×

Rombongan PCM Tulangan turut menghadiri syukuran pernikahan Muhammad Syaifudin SPDI bersama sang istri (tengah) di Krian Sidoarjo (Zulkifli)

Sidoarjo — Setelah hampir dua tahun menyandang status duda, Muhammad Syaifuddin SPdI, Ketua Korps Mubaligh Muda (KMM) Muhammadiyah Sidoarjo, akhirnya resmi melepas masa lajangnya pada Jumat pagi, 27 Juni 2025, bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H. Ia mempersunting Yuni Risnawati ST, wanita yang berdomisili di Perumahan Bareng Indah Blok E, Bantengan Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Momen sakral ijab qabul dilangsungkan pada pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, tetangga, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah dari berbagai wilayah. Di antara tamu undangan yang hadir, tampak rombongan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan turut memberikan doa restu.

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Ketua Majelis Wakaf PCM Tulangan H Ali Hasan, Sekretaris Mashudi Hariyanto MPd, Bendahara Agus Bachtiar SPd, serta beberapa Wakil Ketua seperti Ivan Diantono SE (Bidang Ekonomi), Angga Bagaskaro SPd (SDM), Sumardani SE (MPI), dan Zulkifli S.SosI MPd. Disusul pula kehadiran Wakil Ketua Bidang Dikdasmen Agus Supriyono beserta istri.

Pernikahan ini berlangsung sederhana namun penuh kehangatan dan makna. Di balik suasana bahagia, terselip pula misi dakwah yang coba disampaikan oleh Syaifuddin melalui pemilihan waktu pernikahannya yang cukup tidak biasa.

“Alhamdulillah, kami melaksanakan pernikahan pada 1 Muharram dengan tujuan menjalankan dakwah bil-hal. Selama ini masih banyak masyarakat yang menghindari bulan Muharram untuk hajatan, padahal itu bulan mulia dalam Islam,” ungkapnya saat dihubungi lewat pesan WhatsApp, Senin (30/6/2025).

Ia pun menambahkan bahwa pernikahan ini bukan hanya penyatuan dua insan, melainkan juga bentuk ibadah sepanjang hayat.

“Pernikahan kami ini kami niatkan untuk beribadah kepada Allah. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, bahagia dunia akhirat, dan dikumpulkan kembali di surga,” tambahnya.

Syaifuddin juga menyampaikan apresiasi dan rasa harunya atas kehadiran rekan-rekan dari PCM Tulangan.

“Saya sangat bersyukur. Kehadiran teman-teman PCM sangat memberi teladan bagi umat tentang pentingnya silaturrahim yang penuh keakraban,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Syaifuddin juga berpesan kepada para jamaah, terutama mereka yang belum menikah.

“Semoga Allah segera mempertemukan kalian dengan jodoh terbaik. Menikah adalah bagian dari menyempurnakan agama,” tutupnya dengan doa. (*)

Jurnalis : Zulkifli 
Editor : Succonet

0Comments