GpzpTpr8TSY6GSApGfO5GSAoBY==
Light Dark
Negara-Negara dan Organisasi Kecam Kekerasan di Iran, Warganya Diminta Segera Pergi

Negara-Negara dan Organisasi Kecam Kekerasan di Iran, Warganya Diminta Segera Pergi

Table of contents
×
Teheran, Iran — Ketegangan terus meningkat di Iran setelah gelombang protes nasional yang dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk berubah menjadi bentrokan keras antara demonstran dan aparat keamanan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa jumlah korban tewas mencapai ribuan orang dalam beberapa minggu terakhir, sementara pihak keamanan menggunakan kekuatan mematikan untuk meredam aksi massa. Situasi ini telah memicu kecaman luas dari komunitas internasional dan langkah perlindungan bagi warga negara asing yang masih berada di Iran. 


Beberapa pemerintahan dan lembaga dunia telah menyerukan agar kekerasan dan penggunaan kekuatan yang berlebihan terhadap pengunjuk rasa dihentikan:

Uni Eropa & Eropa Barat — Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol secara resmi mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat Iran terhadap demonstran damai, dan beberapa pemerintah bahkan memanggil duta besar Iran untuk menyampaikan protes mereka. Pemimpin UE juga menyatakan siap memperluas sanksi sebagai bentuk tekanan diplomatik terhadap rezim Tehran. 

PBB dan Organisasi HAM Internasional — Pejabat hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan agar “siklus kekerasan yang mengerikan harus dihentikan”, menekankan bahwa hak kebebasan berekspresi dan berkumpul adalah hak dasar warga sipil yang harus dilindungi. 


Melihat eskalasi cepat situasi di lapangan, beberapa negara telah mengeluarkan peringatan keselamatan dan imbauan resmi agar warganya segera meninggalkan Iran:

Amerika Serikat melalui Kedutaan Virtual di Teheran meminta warga negara AS untuk segera keluar dari Iran, bahkan menyarankan warga yang berada di sana merencanakan keberangkatan melalui jalur darat ke negara tetangga seperti Armenia atau Turki jika aman. Peringatan tersebut juga menyebutkan potensi penutupan internet, gangguan komunikasi, dan risiko penangkapan, terutama bagi warga negara ganda. 

Australia memperbarui peringatan perjalanan globalnya, mengatakan warga Australia yang berada di Iran harus meninggalkan negara itu sesegera mungkin karena situasi keamanan yang semakin tidak stabil dan “protes berdarah yang mungkin berkembang tanpa peringatan”. 

Pakistan juga mengingatkan warganya yang berada di Iran untuk siap dengan dokumen perjalanan dan merencanakan keberangkatan karena protes yang sedang berlangsung berdampak pada seluruh aspek kehidupan di negara tersebut. 

Protes yang awalnya dipicu oleh masalah ekonomi telah berkembang menjadi konflik sosial yang luas, dengan pemerintah Iran memberlakukan pembatasan komunikasi termasuk pemutusan internet pada beberapa jalur layanan online dan larangan berkumpul di banyak kota besar. Sementara pihak berwenang mempersalahkan aksi “teroris” dan kelompok asing sebagai penyebab kerusuhan, organisasi hak asasi internasional terus mendokumentasikan dugaan pelanggaran HAM serius. 

0Comments