Sidoarjo - SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo mendirikan Kantor Layanan Lazismu (KLL) sebagai wujud penguatan dakwah filantropi di lingkungan sekolah. Sejak berdiri pada 2019, KLL Smamda telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dengan total nilai mencapai Rp 2.684.532.841.
Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, mengatakan pendirian KLL merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk maju bersama Persyarikatan Muhammadiyah melalui gerakan filantropi yang berkelanjutan.
“Untuk mencapai tujuan besar persyarikatan, sekolah harus ikut berperan aktif dalam dakwah filantropi. KLL Smamda menjadi instrumen nyata untuk itu,” ujar Zainul dalam kegiatan Milad Emas ke-50 Smamda Sidoarjo, di Auditorium KH Fakhruddin, Sabtu (32/1/2026).
Menurut Zainul, dana filantropi tersebut disalurkan ke berbagai sektor strategis. Di bidang pendidikan, KLL Smamda menyalurkan dana sebesar Rp 385.123.750. Untuk sektor kesehatan, dana yang disalurkan mencapai Rp 241.087.600.
Adapun penyaluran terbesar diberikan untuk bantuan sosial dan tanggap bencana, dengan nilai mencapai Rp 1.058.321.491. Selain itu, Smamda juga menyalurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk pembelian aset Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia.
“Penyaluran untuk aset PCIM Malaysia itu merupakan amanah Persyarikatan, atas arahan PDM Sidoarjo dan Majelis Dikdasmen Kabupaten Sidoarjo,” kata Zainul.
Selain penguatan filantropi, Smamda juga mendorong pemahaman Persyarikatan Muhammadiyah secara menyeluruh di kalangan guru dan karyawan. Zainul menyebut pihak sekolah berencana mendirikan Ranting Muhammadiyah Istimewa Smamda.
Sebagian guru dan karyawan Smamda, kata dia, berasal dari latar belakang non-Muhammadiyah. Karena itu, sekolah ingin menghadirkan ruang pembinaan yang lebih terstruktur agar seluruh civitas akademika memahami nilai dan gerakan Muhammadiyah secara kaffah.
“Kami mohon izin kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mendirikan Ranting Istimewa Muhammadiyah Smamda, agar proses memuhammadiyahkan guru dan karyawan bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zainul juga menyampaikan pesan kepada alumni Smamda yang hadir dalam reuni akbar Milad Emas ke-50. Ia mengapresiasi kiprah alumni yang telah berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, hingga dakwah dan sosial.
“Sekolah bangga karena alumni Smamda tidak hanya sukses secara profesi, tetapi juga memberi manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa,” katanya.
Zainul berharap sinergi antara sekolah dan alumni terus diperkuat, baik melalui program mentoring, peningkatan mutu pendidikan, maupun kegiatan sosial dan dakwah bersama.
“Kami berharap alumni tetap menjaga nilai integritas, kejujuran, kepedulian, serta spirit Islam berkemajuan di mana pun berada. Jadilah duta kebaikan dan kebanggaan almamater,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Zainul mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni dan tamu yang hadir dalam peringatan Milad Emas Smamda Sidoarjo.
“Semoga Allah meridai setiap langkah kita dalam membangun pendidikan dan dakwah yang mencerahkan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Zulkifli
Editor : Suconnet
0Comments